Libur Nataru, Kunjungan Wisatawan ke Ulun Danu Beratan Tabanan Melonjak Hingga 1.800 Orang per Hari


Desember 29, 2025

Beat Radio – Beat Lovers, Kunjungan wisatawan ke Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Kabupaten Tabanan, Bali, mengalami lonjakan signifikan selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Peningkatan jumlah pengunjung terjadi baik dari wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dikutip dari Kompas.com, Humas DTW Ulun Danu Beratan I Made Sukarata mengungkapkan bahwa tren kenaikan kunjungan sudah mulai terlihat sejak pertengahan Desember 2025 dan meningkat tajam menjelang libur Natal.

“Untuk wisatawan domestik, sejak tanggal 1 sampai 19 Desember rata-rata kunjungan sekitar 400 hingga 500 orang per hari,” ujar Sukarata saat dikonfirmasi, Minggu (28/12/2025).

“Namun mulai tanggal 20 sampai 27 Desember melonjak menjadi sekitar 1.500 hingga 1.800 orang per hari,” tambahnya.

Selain wisatawan domestik, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara juga tercatat mengalami peningkatan selama periode libur akhir tahun. Berdasarkan data pengelola, rata-rata kunjungan wisatawan asing mencapai sekitar 700 orang per hari.

Menurut Sukarata, lonjakan pengunjung diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga awal Januari 2026, seiring masih berlangsungnya masa libur Nataru.

“Kami memprediksi lonjakan kunjungan akan terus terjadi hingga tanggal 3 Januari 2026,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com.

Untuk menambah daya tarik wisata sekaligus memberikan hiburan kepada para pengunjung, pengelola DTW Ulun Danu Beratan turut menggelar rangkaian kegiatan budaya selama libur Natal dan Tahun Baru.

Dikutip dari Kompas.com, selama periode 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, pengelola menyelenggarakan Festival Budaya Gong Kebyar. Festival ini menampilkan berbagai kesenian tradisional Bali, seperti Tari Tradisional Bali, Tari Kecak, hingga Tari Barong.

“Festival ini kami selenggarakan untuk memeriahkan suasana libur Natal dan Tahun Baru sekaligus memperkenalkan kekayaan seni budaya Bali kepada wisatawan,” kata Sukarata.

Lonjakan kunjungan wisatawan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan Danau Beratan.

 

Penulis : Petra Pradipta

Editor : Redaksi Beat Radio Bali